PETUNJUK PELAKSANAAN MTQ KOTA BATU 2016

MTQ batu

A.  KETENTUAN UMUM

  1. OFICIAL;
    1. Setiap kafilah (Desa/Kelurahan) dipimpin oleh seorang Oficial.
    2. Oficial mewakili peserta mengkoordinasikan segala kepentingan peserta yang berkaitan dengan lomba.
    3. Setiap Desa/Kelurahan mengirimkan peserta masing-masing 1 putra dan 1 putri pada setiap cabang lomba
  1. PESERTA;
    1. Peserta MTQ adalah masyarakat Kota Batu yang beragama Islam dari sekolah, ponpes, TPQ atau lembaga keagamaan di Kota Batu
    2. Nomor Peserta (NOPES) berkode GASAL bagi Peserta Putri dan berkode GENAP bagi Peserta Putra, kecuali MFQ

c.   Pendaftaran secara tertulis dikoordinatori oleh Desa/Kelurahan disetorkan ke Bagian Administrasi Kesra dan    Kemasyarakatan Setda Kota Batu paling lambat Rabu tanggal 11 Nopember 2016 dalam bentuk hardcopy dan softcopy dapat          dikirim melalui email kesra911@gmail.com

d.   Daftar peserta diketik pada format kolom yang memuat;

  • Nama Lengkap peserta (diketik HURUF KAPITAL) dan bukan nama panggilan
  • Nama dan alamat lembaga/sekolah
  • Cabang lomba yang diikutinya.
  • Pas Foto 4×6
  • Keterangan di isi dengan Maqro’tilawah/judul lagu/judul khutbah,judul pidato, kecuali MTQ, MHQ pada kolom keterangan tidak perlu di isi.
  • Dilampirkan akta kelahiran atau ijazah terakhir
  1. Peserta wajib mengikuti acara pembukaan dan penutupan, 30 menit sebelum acara dimulai.
  2. Setelah mengikuti pembukaan MTQ langsung menuju ke tempat/ruang lomba.
  3. Wajib menjaga ketertiban, ketenangan dan kelancaran lomba.
  4. Mentaati tata tertib lomba masing-masing cabang lomba.
  5. Pemenang MTQ Jawa Timur tahun 2016, tidak boleh mengikuti lomba pada Cabang yang Sama pada MTQ Kota Batu tahun ini, kecuali bertanding pada cabang yang berbeda, pelanggaran terhadap pasal ini dikenakan sanksi pencabutan kejuaraan.
  6. Setiap peserta hanya diperbolehkan mendaftar satu cabang lomba.

 

  1. PAKAIAN PESERTA :
  1. Memakai pakaian yang sopan, rapi sesuai dengan pakaian muslim/muslimah
  2. Memakai tanda nomor peserta yang disediakan panitia dipasang di dada sebelah kiri.

CABANG MUSABAQAH/LOMBA MELIPUTI 14 CABANG :

  1. Musabaqah Tartil Qur’an (MTtQ) Putra Tingkat Anak
  2. Musabaqah Tartil Qur’an (MTtQ) Putri Tingkat Anak
  3. Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Putra Tingkat Anak
  4. Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Putri Tingkat Anak
  5. Musabaqah Tilawah Al Qur’an (MTQ) Putra Tingkat Remaja
  6. Musabaqah Tilawah Al Qur’an (MTQ) Putri Tingkat Remaja
  7. Musabaqah Tilawah Qur’an (MTQ) Putra Tingkat Dewasa
  8. Musabaqah Tilawah Qur’an (MTQ) Putri Tingkat Dewasa
  9. Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) Tilawah Putra 1 juz
  10. Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) Tilawah Putri 1 juz
  11. Musabaqah Kaligrafi Qur’an (MKQ) Dekorasi, Naskah, Mushaf
  12. Musabaqah Fahmil Qur’an (MFQ)
  13. Musabaqah Ceramah Agama (MCA)
  14. Musabaqah Sari Tilawah (MST)

 

  1. BATASAN USIA

a. Golongan Tartil Al Qur’an

Umur maksimal 10 tahun 11 bulan 29 hari

b. Golongan Tilawah Anak

Umur maksimal 13 tahun 11 bulan 29 hari.

c. Golongan Tilawah Remaja

Umur maksimal 19 tahun 11 bulan 29 hari

d. Golongan Tilawah Dewasa

Umur maksimal 40 tahun 11 bulan 29 tahun
e. Golongaan 1 Juz dan Tilawah putera dan puteri.

Umur maksimal 12 tahun 11 bulan 29 hari.

f. Golongan Fahmil Qur’an

Umur 13 s/d 18 tahun 11 bulan 29 hari.

g. Golongan Khattil Qur’an

 Umur Maksimal 34 tahun 11 bulan 29 hari

h. Golongan Ceramah Agama

Umur 13 s/d 18 tahun 11 bulan 29 hari.

i. Golongan Sari Tilawah

Umur 13 s/d 18 tahun 11 bulan 29 hari.

Ketentuan perhitungan akhir umur pada setiap golongan dihitung tanggal   12 Nopember 2016. (menunjukkan akta, ijazah terakhir atau ktp)

  1. PELAKSANAAN MUSABAQAH :
  1. Peserta dipanggil hanya menurut nomor undian.
  2. Peserta yang dipanggil 3 kali berturut-turut tidak hadir dinyatakan gugur, kecuali ada alasan yang benar sehingga diberi kesempatan tampil terakhir setelah peserta yang lain selesai.
  3. Peserta yang tidak dapat memenuhi gilirannya karena alasan yang benar, diberi kesempatan membaca setelah peserta yang lain selesai.
  4. Pada setiap Lomba/Musabaqah Peserta tidak perlu mengucapkan salam permulaan dan akhir bacaannya, kecuali MCA dan MST
  5. Untuk MTQ, Tartil dan MHQ peserta mulai membaca dengan ta’awudz dan mengakhiri dengan

 

  1. WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN :

Waktu dan tempat pelaksanaan MTQ Kota Batu Tahun 2016 akan dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 19 Nopember 2016 di Balai Among Tani Kota Batu dengan alamat Jalan P. Sudirman 507 Kota Batu

Dengan Rincian :

1.  Golongan Tartil Al-Qur’an putera dan puteri.
     Gedung Pertemuan Setda Lt. 3 Blok A Balai Among Tani
2.Golongan Tilawah Anak-anak putera dan puteri.
     Gedung Pertemuan Diknas Lt 2 Blok A Balai Among Tani
3. Golongan Tilawah Remaja putera dan puteri.
     Gedung Pertemuan Lt. 3 Blok B Balai Among Tani
4.Golongan Dewasa putera dan puteri.
   Masjid Brigjen Soegiyono Lantai 1
  • Golongaan 1 Juz dan Tilawah putera dan puteri.
     Masjid Brigjen Soegiyono Lantai 2
  • Golongan Fahmil Qur’an
     Gedung Pancasila Balai Among Tani
  1. Golongan Khattil Qur’an
      Gedung Pertemuan Lt. 2 Blok B Balai Among Tani
8.    Golongan Ceramah Agama
       Pendopo Balai Among Tani
9.   Golongan Sari Tilawah
      Ruang Rapat Bapeda Lt. 4 Blok A Balai Among Tani

PENGHARGAAN PEMENANG :

  1. Bagi peserta juara I, II dan III mendapat penghargaan berupa trophy, piagam, dan uang pembinaan,
  2. Penentuan Kejuaraan Umum berdasarkan perolehan nilai tertinggi yang didapat oleh kafilah dari semua cabang yang diselenggarakan.
  3. Bagi Kafilah yang mendapatkan skor tertinggi untuk masing-masing kelompok menerima Trophy Kejuaraan dari Walikota Batu

 SUPPORTER :

    1. Diperbolehkan melihat/menyaksikan semua cabang musabaqah/lomba sesuai daya tampung tempat yang tersedia.
    2. Wajib menjaga ketertiban, ketenangan dan kelancaran lomba.
  • Dilarang membantu dengan cara apapun kepada peserta pada saat melaksanakan lomba.
  1. Dilarang mencemooh, mengejek dan perkataan semacamnya kepada Peserta lomba dan atau Dewan Hakim/DewanYuri.

DEWAN HAKIM/DEWAN YURI;

  1. Penilaian Dewan Hakim/Yuri merupakan kewenangan professional yang otoritasnya tidak dapat diganggu gugat.
  2. Dewan Hakim/Yuri bertugas menilai peserta dalam suatu cabang lomba/ musabaqah dengan obyektif, jujur, adil dan bertanggung jawab.
  3. Dalam melaksanakan tugasnya Dewan Hakim/Yuri dipimpin oleh seorang Ketua merangkap anggota dan dibantu Panitera atau pendamping.
  4. Ketua Dewan Hakim/Yuri berkewajiban segera menyerahkan hasil penilaiannya kepada Koordinator Dewan Hakim/Yuri untuk diumumkan kepada peserta.

 

B.  PENJELASAN KETENTUAN CABANG MUSABAQAH/LOMBA

  1. MUSABAQAH TILAWATIL QUR’AN (MTQ)
  1. Musabaqah Tilawatil Qur’an adalah lomba membaca AlQur’an dengan bacaan mujawwad dan murattal, yaitu bacaan Al Qur’an yang mengandung nilai ilmu membaca, seni baca dan adab membaca menurut pedoman yang telah dilakukan. Bertujuan untuk meningkatkan, mengembangkan serta terpeliharanya bacaan dan seni baca Al Qur’an demi kelestarian, keterampilan dan terwujudnya pengalaman ajaran Agama Islam.
  2. Peserta dibagi tiga golongan;
    • Golongan tingkat Anak (Pa) dan Putri (Pi)
    • Golongan tingkat Remaja Putra (Pa) dan  Putri (Pi)
    • Golongan tingkat Dewasa Putra (Pa) dan  Putri (Pi)
  3. Maqro’/ yang dibaca :

Memilih 1 (satu) Maqro’ diantara pilihan berikut ;

Anak-anak:  Diambilkan dari Al – Qur’an

  1. surat Al Baqarah, ayat 243
  2. surat Al Baqarah, ayat 261
  3. surat Ali Imron, ayat 31
  4. surat Ali Imron, ayat 144
  5. surat An Nisa’, ayat 97

Remaja:  Diambilkan dari Al – Qur’an 

  1. surat Al Baqarah, mulai ayat 267
  2. Surat Al Baqarah, mulai ayat 278
  3. surat Ali Imran, mulai ayat 31
  4. surat An Nisa’, mulai ayat 104
  5. surat Al Maidah, mulai ayat 51

Dewasa:  Diambilkan dari Al – Qur’an

  1. surat Yunus mulai ayat 41
  2. surat Al Ma’idah , mulai ayat 101
  3. surat Al An’am mulai ayat 91
  4. surat Al A’raf, mulai ayat 40
  5. Surat Al Anfal mulai ayat 38

d.   Qira’ah yang digunakan adalah Qira’ah Imam ‘Ashim riwayat Hafsh dengan bacaan mujawwad.

e.    Peserta wajib bersikap sopan, wajar, tidak boleh dibuat-buat sejak berangkat dari tempat duduk menuju mimbar tilawah, sampai kembali ketempat duduk semula.

f.  Isyarat memulai dan mengakhiri tilawah memakai tanda lampu sebagai berikut;

  • Lampu kuning Pertama sebagai tanda persiapan untuk membaca.
  • Lampu hijau sebagai tanda mulai membaca, dan menyala terus selama peserta membaca.
  • Lampu kuning Kedua sebagai tanda persiapan berhenti membaca.
  • Lampu merah sebagai tanda berhenti/selesai membaca.

g.  Peserta dilarang mengubah letak mikrofon dan peralatan lainnya.

h.  Lama waktu baca untuk tingkat;

  • Anak                    maksimal 5  menit
  • Remaja           maksimal 7  menit
  • Dewasa           maksimal 7  menit

 i.   Unsur  Penilaian;

Penilaian terdiri atas ;

  • Bidang Tajwid, nilai maksimal                    :  30
  • Bidang Adab dan Fashohah, nilai maksimal      :  30
  • Bidang Lagu, nilai maksimal                               :  20
  • Bidang Suara, nilai maksimal           :  20

MUSABAQAH TARTIL QUR’AN (MTtQ)

  1. Musabaqah Tartil Qur’an adalah jenis lomba menekankan segi bacaan secara tartil, yaitu bacaan benar dengan irama dan suara yang baik yang tidak lepas dari ilmu Tajwid. Musabaqah ini dilaksanakan untuk kalangan yang tidak mempunyai keahlian khusus di bidang Tilawatul Qur’an.
  2. Peserta dibagi tiga golongan;
  • Golongan anak-anak Putra dan Putri
  1. Lama membaca bagi setiap peserta diukur 5 menit
  2. Unsur Penilaian.

Penilaian terdiri atas ;

1) Bidang Tajwid ,   nilai maksimal                           :  30

2) Bidang Adab dan Fashohah, nilai maksimal         :  30

3) Bidang Lagu dan Irama, nilai  maksimal               :  40

  1. Maqro’ Tartil , juz 1 sd. Juz 15

 MUSABAQAH HIFDZIL QUR’AN (MHQ) 1 Juz

  1. Musabaqah Hifdzil Qur’an adalah lomba menghafal Al Qur’an dengan hafalan yang mengandung aspek ketepatan dan kelancaran hafalan serta ilmu dan adab membaca menurut pedoman yang telah ditentukan. Bertujuan untuk melestarikan dan mengembangkan hafalan serta kecintaan terhadap Al Qur’an demi terpeliharanya dan keluhuran ajarannya.
  2. Peserta dibagi tiga golongan :
  3. Waktu :

1). Lama waktu menghafal bagi setiap peserta diukur banyaknya hafalan dan  bukan lamanya waktu.

2). Maqro’ hafalan diambil 16 jam sebelum pelaksanaan

Setiap maqro’ terdiri dari 4 (empat) pertanyaan;

  • Menghafal surat/beberapa surat yang ditentukan Hakim Penanya.
  • Melanjutkan bunyi akhir ayat yang disebutkan Hakim Penanya.
  • Melanjutkan bunyi awal ayat yang disebutkan Hakim Penanya.
  • Menyebutkan surat apa setiap Hakim Penanya membaca ayat.
  1. Tanda (Isyarat) memakai bunyi bel/palu;
  • Bunyi 2 (dua) kali pertama tanda persiapan peserta dan dimulai pertanyaan pertama.
  • Bunyi 1 (satu) kali tanda peringatan apabila terjadi kesalahan kecil (Sabg al lisan) atau kesalahan besar (tawaqquf dan tarl al ayat).
  • Bunyi 3 (tiga) kali di tengah-tengah pelaksanaan, sebagai tanda selesai satu pertanyaan dan selanjutnya pindah pertanyaan/sal berikutnya.
  • Bunyi 4 (empat) kali sebagai tanda habis waktu dan pelaksanaan hafalan peserta selesai.
  1. Unsur penilaian;

Penilaian dilakukan pada 3 (tiga) bidang;

  • Bidang Tahfidz dimulai dari angka maksimal 50 kemudian dikurangi dengan jumlah kesalahan, dan minimal diberi nilai 10
  • Bidang Tajwid dimulai dari angka maksimal 25 kemudian dikurangi dengan jumlah kesalahan, dan minimal diberi nilai 5.
  • Bidang Fashahah dan Adab dimulai dari angka maksimal 25 kemudian dikurangi demgan jumlah kesalahan, dan minimal diberi nilai 5.

LOMBA PIDATO/ CERAMAH AGAMA

  1. Lomba pidato/ceramah Agama adalah jenis lomba yang menekankan  kemampuan berkomunikasi menyampaikan pesan-psan Agama Islam secara lisan.
  2. Peserta lomba adalah siswa SD, SMP dan SMA/SMK putra (Pa) dan putri (Pi).
  3. Judul Pidato Memilih diantara judul sbb:
  • Akhlaq Rasulullah teladan bagi umat
  • Berbuat baik pada tetangga
  • Al Qur’an dan Pencerahan Hati Nurani  
  • Masyarakat Madani dalam perspektif Qur’an
  • Pelestarian Lingkungan Hidup
  1. Setiap peserta diharuskan membawa teks pidato dan diserahkan kepada dewan juri pada saat lomba, sedangkan penyampaian pidato dilakukan tanpa teks.
  2. Waktu tampil tiap peserta maksimal 7 menit.
  3. Unsur yang dinilai:

1). Kesesuaian isi dan judul , nilai maksimal               : 40

2). Retorika dan ekspresi mimik, nilai maksimal          : 40

3). Gaya bahasa , nilai maksimal                                 : 20

  1. Ketentuan lain :

1). Materi pidato/ceramah agama dikuatkan dengan ayat-ayat Al Qur’an dan al Hadits, atau pendapat para Sahabat, Cendekia/ ulama.

2). Disampaikan dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar

3). Pidato boleh diselingi dengan humor yang menyegarkan dan memantapkan isi pidato.

LOMBA SARI TILAWAH

  1. MST adalah jenis lomba yang menekankan  kemampuan berkomunikasi membacakan terjemahan Al Qur’an secara lisan secara puitisasi.
  2. Materi sari tilawah :
  • surat Yunus mulai ayat 41-43
  • surat Al Ma’idah , mulai ayat 101-103
  • surat Al An’am mulai ayat 91-93
  • surat Al A’raf, mulai ayat 40-45
  • Surat Al Anfal mulai ayat 38-42
  1. Setiap peserta diharuskan membawa teks sari tilawah dan diserahkan kepada dewan juri pada saat lomba,
  2. Waktu tampil tiap peserta maksimal 7 menit.
  3. Unsur yang dinilai:

1). Retorika dan, nilai maksimal               : 40

2). ekspresi mimik, nilai maksimal          : 40

3). Gaya bahasa , nilai maksimal                                 : 20

MUSABAQAH FAHMIL QUR’AN

  1. MFQ adalah jenis lomba yang menekankan penguasaan pengetahuan materi dan keterampilan Pendidikan Agama Islam dengan keterampilan menjawab pertanyaan dengan tepat dan cepat.
  2. Peserta MFQ

1). Masing-masing 1 ( satu ) regu ( kelompok) terdiri dari :

  1. 3 ( tiga ) orang putera / puteri atau campuran, pendidikan Tsanawiyah/SMP atau Aliyah/SMU
  2. Umur 13 s/d 18 tahun 11 bulan 29 hari.

– Lingkup materi terdiri :

1). Sesuai dengan standar LPTQ

2). Juz ’Amma (SD QS 90 s.d. QS 114 , SMP  QS 87 s.d.  QS 114, SMA/SMK  QS 84 s.d. QS 114) dan ayat-ayat pilihan

3). Ilmu tajwid

4). Pengetahuan umum keagamaan

  1. Ketentuan MFQ.
  • Peserta CCA akan dipanggil untuk tampil di tempat lomba. Apabila sampai 3 (tiga) kali dipanggil tidak hadir maka dinyatakan gugur, kecuali ada alasan yang dianggap benar.
  • MFQ dilaksanakan secara terbuka untuk umum.
  • Tidak diperkenankan penggantian anggota regu, pada saat MFQ berlangsung.
  • Jika diantara regu-regu tersebut terdapat perolehan nilai dengan jumlah yang sama, maka akan diberi tambahan pertanyaan untuk menetapkan rangking kejuaraannya.
  • Hasil penilaian dapat diperiksa di papan tulis/notulen.
  • Bentuk pertanyaan terdiri dari 2 tahap ;
    • Tahap pertama, pertanyaan wajib/jatah, berdasarkan paket soal yang telah diundi, bukan berdasarkan waktu.
    • Tahap kedua ,pertanyaan rebutan.
  • Cara Menjawab pertanyaan/soal.
    • Pada periode pertanyaan wajib, jawaban hanya disampaikan oleh juru bicara dari regu masing-masing.
    • Sedangkan pada periode pertanyaan rebutan, setiap anggota regu dapat menyampaikan jawabannya.
  1. Penilaian dan Yuri;
  • Setiap jawaban diberi nilai/score segera setelah jawaban mendapat koreksi Yuri, dengan ketentuan sebagai berikut;
    • Dalam periode soal pertanyaan wajib, setiap jawaban benar diberi nilai 100 (seratus) atau sesuai kadar benarnya, sedangkan jawaban salah diberi nilai 0 (kosong).
    • Dalam periode soal pertanyaan wajib, apabila regu yang mendapatkan bagian setelah diberi waktu 5 (lima) detik tidak menjawab pertanyaan yang diajukan kepadanya, ataupun menjawab tetapi tetapi salah 100%, soal tersebut diperebutkan oleh regu-regu lainnya. Apabila jawabannya betul diberi nilai 50, dan apabila jawabannya salah dikurangi 25.
    • Dalam hal peserta menjawab sebelum Dewan Yuri selesai memba-cakan soalnya diperbolehkan, Dewan Yuri segera menghentikan pembacaan soal dan mempersilahkan peserta menjawab. Apabila jawaban benar nilai 100 atau sesuai kadar kebenarannya, dan apabila salah nilai 0.
    • Dalam periode pertanyaan Rebutan setiap jawaban benar diberi nilai 100 (seratus), dan jawaban salah dikurangi 100 (seratus).
    • Dalam semua periode soal, peserta boleh menjawab sebelum soal selesai dibaca Dewan Yuri, dengan ketentuan penilaian sebagaimana tersebut diatas.
    • Dalam periode soal rebutan, regu yang telah menekan bel dan telah diperintahkan oleh yuri untuk menjawab, dalam tempo 5 (detik) tidak menjawab, maka regu tersebut dikurangi 100.
  • Tim Yuri terdiri seorang Penanya, Seorang Pengatur waktu, seorang Pemberi nilai dan seorang Pencatat nilai.

 LOMBA KALIGRAFI

  1. Lomba seni kaligrafi adalah jenis lomba yang menekankan kaidah seni khat (tulisan), keindahan dan kebenaran kaidah rasam Qur’ani.

Bertujuan untuk menumbuhkan rasa seni yang kreatif.

  1. Kategori yang dipakai adalah Kaligrafi Kontemporer
  2. Kertas gambar berwarna putih berukuran 60 x 80 Cm disiapkan Panitia
  3. Materi Kaligrafi adalah Ayat Al Qur’an : QS Al Maidah ayat 92 Lukman : 17
  4. Jenis khat dapat memilih satu diantara  6 macam (Naskhi, Tsulutsi, Diwani, Farisi, Riq’i dan Kufi)

 

  1. Waktu 240 (dua ratus empat puluh) menit atau 4 jam.(dari pukul 08.00 s/d.12.00 ).
  2. Nomor peserta ditulis pada sudut kanan atas kertas kerja.
  3. Unsur penilaian terdiri dari;
  • Kebenaran Kaidah , nilai minimal 10 maksimal : 40
  1. Bentuk dan proporsi huruf, nilai 20
  2. Jarak spasi dan letak huruf, nilai 10
  3. Keserasian dan komposisi antara huruf, nilai 10
  • Keindahan Tulisan, nilai minimal 10 maksimal : 30
  1. Kekayaan imajinasi, nilai 20
  2. Kebersihan, nilai 5
  3. kehalusan, nilai 5
  • Keindahan Hiasan, nilai minimal 10 maksimal       : 30
  1. Kekayaan imajinasi dan tata warna, nilai 20
  2. Keserasian Format, nilai 5
  3. Kebersihan/Kehalusan, nilai 5

 

 LAIN-LAIN

  • Hal-hal yang belum tercantum dalam tata tertib ini akan ditentukan kemudian oleh panitia.
  • Pedoman dan tata tertib ini hanya berlaku untuk MTQ Kota Batu dengan ketentuan apabila terdapat kekeliruan akan diubah dan dibetulkan sebagaimana mestinya.

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *